Perawat Homecare

Artikel Gratis dari Perawathomecare

Prosedur Percutaneous Endoscopic Gastrostomy

By Perawathomecare Writer

 

Perawatan homecare kerap menyediakan tindakan atau percutaneous endoscopic gastrostomy atau PEG Feeding. Adapun dalam bahasa Indonesianya disebut sebagai gastronomi endoskopi perkutan.

Tindakan satu ini adalah merupakan sebuah prosedur aman untuk memberikan asupan kepada pasien dengan gangguan fungsi sistem pencernaan. Asupan yang diberikan juga beragam mulai dari makanan, cairan, hingga obat-obatan.

Mengenal Tentang Percutaneous Endoscopic Gastrostomy

PEG Feeding adalah tindakan di mana selang makanan fleksibel bernama tabung PEG dimasukkan ke dalam lambung melalui dinding perut. Bagi para pasien yang tidak mampu menelan makanannya sendiri, maka selang ini sangatlah membantu.

Selang PEG akan memungkinkan nutrisi, cairan, serta obat-obatan dapat tersalurkan dengan baik secara langsung ke lambung. Dengan begitu, tidak perlu lagi menelan seperti biasanya melalui mulut dan kerongkongan.

Tidak semua pasien bisa semata-mata mendapatkan tindakan ini, melainkan hanya pada beberapa orang dengan indikasi tertentu. Terdapat dua indikasi bahwa seseorang membutuhkan percutaneous endoscopic gastrostomy, yaitu:

  1. Dekomprasi usus
  2. Pasien dengan kebutuhan akan akses nutrisi karena adanya gangguan sistem pencernaan

Dua indikasi di atas biasanya dapat terjadi akibat suatu komplikasi gangguan neurologi. Misalnya saja seperti stroke, cedera otak, cerebral palsy, serta gangguan menelan. Oleh karena itu, mereka-mereka ini membutuhkan PEG Feeding.

Untuk pemasangannya sendiri, percutaneous endoscopic gastrostomy tidak membutuhkan waktu lama. Pada umumnya para dokter membutuhkan waktu sekitar 30 – 45 menit untuk melakukan pemasangan tabung pada tubuh pasien.

Setelah tabung terpasang, dokter akan memberikan beberapa instruksi untuk merawat tabung tersebut. Selain itu, terdapat beberapa hal yang juga perlu dilakukan demi menghindari terjadinya infeksi pada area pemasangan tabung.

Tetapi tidak perlu terlalu mengkhawatirkan kemungkinan tersebut selama Anda mengikuti arahan dokter dengan baik. Jika semua instruksi dijalankan serta tubuh tetap fit, maka tindakan ini tidak akan membahayakan kesehatan Anda.

Manfaat dari Percutaneous Endoscopic Gastrostomy

Dilakukan tindakan satu ini tentunya bukan tanpa tujuan. Dari penjelasan di atas mungkin Anda sudah bisa menyimpulkan sedikit banyak terkait tujuan ini. Selang makanan membantu orang-orang yang tidak bisa makan secara mandiri akibat suatu hal.

Biasanya mereka dengan penyakit akut atau pembedahan tetapi masih memiliki peluang untuk pulih akan diberikan tindakan ini. Selain itu, selang makanan juga bermanfaat bagi mereka yang tidak mampu menelan baik secara sementara ataupun permanen.

Meskipun tidak bisa menelan, tetapi mereka harus tetap memiliki fungsi fisik normal atau setidaknya mendekati normal. Dalam kasus seperti itu, selang makanan berperan sebagai satu-satunya cara untuk menyediakan apa yang dibutuhkan oleh badan tubuh pasien.

Dengan menggunakan selang makanan, pasien bisa memperoleh beberapa keuntungan. Berikut adalah manfaat dari percutaneous endoscopic gastrostomy untuk pasien:

  1. Mampu meningkatkan energi sebagai hasil karena sudah memperoleh nutrisi yang dibutuhkan
  2. Mendapatkan kemampuan untuk menjaga berat badan sehat karena mendapat asupan kalori secara cukup
  3. Mendapatkan nutrisi khusus yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pasien
  4. Memperkuat sistem kekebalan tubuh karena terjadi peningkatan kesehatan tubuh secara keseluruhan

Penempatan Tabung dalam Percutaneous Endoscopic Gastrostomy dan Fase Setelahnya

Sebelum diambil tindakan, pasien akan diberikan obat penenang intravena serta anastesi lokal terlebih dahulu pada area sekitar sayatan. Selain itu, terdapat kemungkinan juga diberikannya antibiotik IV untuk menghindari adanya infeksi.

Pihak media kemudian akan memasang selang ringan serta fleksibel yang disebut dengan endoskopi ke tenggorokan. Hal itu dilakukan untuk membantu penempatan selang yang sebenarnya melalui dinding perut.

Setelah itu, akan dibuat sayatan kecil serta sebuah cakram diletakkan pada bagian dalam serta luar lubang di perut. Bagian pembukaan ini biasa disebut dengan nama stoma. Keseluruhan prosedur sendiri bisa memakan waktu mencapai 20 – 30 menit.

  1. Setelah Penempatan

Pada saat seluruh prosedur sudah selesai, dokter akan membalut bagian sayatan. Pasien mungkin akan merasakan sakit di area sekitar sayatan segera setelah bius sudah hilang. Atau bisa juga timbul rasa kram serta tidak nyaman akibat gas.

Ketika percutaneous endoscopic gastrostomy sudah selesai, terdapat kemungkinan adanya kebocoran cairan di sekitar sayatan. Seluruh efek samping akan berkurang dalam kurung waktu 24 – 48 jam.

Adapun perban bisa dilepas jika sudah satu atau dua hari. Pihak medis terkait akan memberi tahu pasien kapan sekiranya bisa mulai mandi atau berendam.

  1. Kehidupan dengan Tabung PEG

Setelah pemasangan tabung selesai, pasien membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan keberadaan benda asing di tubuhnya. Semisal jika Anda membutuhkan selang karena tidak mampu menelan maka Anda tidak bisa makan dan minum melalui mulut.

Ketika sedang tidak menggunakan selang dari percutaneous endoscopic gastrostomy, Anda bisa menempelkannya pada bagian perut menggunakan selotip medis. Jangan lupa untuk menutup atau menyumbat ujung tabung agar mencegah kebocoran.

Berikut Ini Jenis-jenis Tabung Makanan

Setelah membahas mengenai prosedur di atas, perlu Anda ketahui bahwa tabung makanan sendiri tersedia dalam beberapa jenis. Berikut ini adalah tiga jenis selang makanan, yaitu:

  1. Selang Nasogastrik

Jenis selang atau tabung satu ini termasuk salah satu yang paling tidak invasif serta hanya digunakan sementara saja. Nasogastrik cenderung tipis dan dimasukkan ke dalam lubang hidung. Setelah itu lanjut dimasukkan melalui kerongkongan kemudian ke lambung.

Pada bagian luar biasanya ditahan pada posisinya menggunakan selotip yang ditempelkan pada hidung. Nasogastrik bisa tersumbat sehingga perlu dilakukan penggantian setiap beberapa hari sekali. Tidak perlu khawatir karena selang ini mudah dilepas.

  1. Selang Orogastrik

Selain selang pada percutaneous endoscopic gastrostomy, terdapat juga selang orogastrik. Untuk orogastrik sendiri masih mirip dengan nasogastrik, hanya tidak dimasukkan ke lubang hidung melainkan ke dalam mulut.

Orogastrik bisa tetap berada di tempatnya hingga waktu maksimal dua minggu. Jika sudah lebih dari itu, maka harus dilepas dan diganti menggunakan tabung permanen.

  1. Selang Jejunostomi

Dan terakhir terdapat selang jejunostomi dengan ujung yang terletak pada bagian dalam usus kecil sehingga tentunya melewati lambung. Biasanya jenis jejunostomi ini digunakan oleh mereka dengan perut yang tidak bisa secara efektif memindahkan makanan ke usus.

Persiapan Sebelum Menjalani Percutaneous endoscopic gastrostomy

Sebelum menjalani tindakan, pihak penyedia layanan medis perlu memastikan kondisi kesehatan kronis Anda. Kondisi tersebut adalah seperti tekanan darah tinggi, alergi, atau obat apa yang kerap Anda konsumsi.

Terdapat beberapa obat yang harus dihentikan konsumsinya sebelum menjalani prosedur. Obat-obat itu adalah seperti pengencer darah atau obat anti inflamasi non-steroid (NSAID). Kurangi jenis obat itu sampai tindakan selesai untuk mengurangi potensi risiko pendarahan.

Selain itu, perlu diingat bahwa Anda sebagai pasien tidak bisa makan dan minum setidaknya selama delapan jam sebelum operasi. Atur juga mengenai orang yang akan menjemput serta mengantar Anda pulang setelah semuanya selesai.

Bagi Anda yang membutuhkan tindakan ini di rumah bisa menghubungi Perawat HomeCare di nomor +62 895-03800-997. Kami siap melakukan percutaneous endoscopic gastrostomy untuk Anda dengan aman dan terpercaya.