Skip to main content

Perawathomecare

Melayani Jabodetabek ยท Kota lain? Tanya admin 24 jam, setiap hari 0895-0380-0997
Perawat berlisensi datang ke rumah Anda

Daftar Nama Obat Injeksi dan Fungsinya Lengkap per Golongan

Daftar Nama Obat Injeksi dan Fungsinya Lengkap per Golongan

Saat dirawat atau berobat, Anda mungkin pernah mendengar nama obat seperti ceftriaxone, ondansetron, atau omeprazole yang diberikan lewat suntikan. Artikel ini merangkum daftar nama obat injeksi dan fungsinya agar Anda lebih memahami pengobatan yang diterima.

obat injeksi dikelompokkan berdasarkan fungsinya. Golongan yang paling sering dipakai:

  • Antibiotik: mengatasi infeksi bakteri, contohnya ceftriaxone.
  • Pereda nyeri dan demam: contohnya parasetamol infus dan ketorolac.
  • Antimual dan obat lambung: contohnya ondansetron dan omeprazole.
  • Kortikosteroid dan antialergi: contohnya deksametason dan difenhidramin.
  • Hormon, vitamin, dan cairan: contohnya insulin, vitamin B12, dan NaCl 0,9%.

Sebagian besar obat injeksi termasuk obat keras yang hanya boleh diberikan dengan resep dan oleh tenaga kesehatan. Simak daftar lengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Obat Injeksi?

Obat injeksi adalah obat yang dimasukkan ke tubuh menggunakan jarum suntik, baik ke kulit, lapisan lemak, otot, maupun langsung ke pembuluh darah.

Kenapa Obat Diberikan Lewat Suntikan?

  • Bekerja lebih cepat, terutama bila disuntikkan ke pembuluh darah.
  • Pasien tidak bisa menelan, misalnya karena muntah terus-menerus atau tidak sadar.
  • Obat rusak di saluran cerna, seperti insulin yang terurai oleh asam lambung.
  • Dosis lebih terukur, karena tidak bergantung pada penyerapan usus.

Cara penyuntikan dibedakan menjadi intrakutan (IC), subkutan (SC), intramuskular (IM), dan intravena (IV). Setiap obat punya rute yang sudah ditentukan dan tidak boleh ditukar sembarangan.

Baca Juga: Jenis Injeksi dan Cara Penyuntikannya: IC, SC, IM, IV

Daftar Nama Obat Injeksi dan Fungsinya

1. Antibiotik Injeksi

Antibiotik injeksi dipakai untuk infeksi bakteri yang sedang hingga berat, atau saat pasien tidak bisa minum obat.

Nama obat Fungsi
Ceftriaxone Antibiotik sefalosporin untuk berbagai infeksi, seperti infeksi saluran napas, saluran kemih, dan tifus
Cefotaxime Antibiotik sefalosporin untuk infeksi berat, termasuk pada anak
Ampicillin Antibiotik penisilin untuk infeksi bakteri tertentu
Gentamicin Antibiotik untuk infeksi bakteri berat, sering dikombinasikan dengan antibiotik lain
Metronidazole infus Infeksi bakteri anaerob dan parasit tertentu, misalnya infeksi perut

2. Pereda Nyeri dan Penurun Demam

Nama obat Fungsi
Parasetamol infus Menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan hingga sedang bila obat minum tidak memungkinkan
Ketorolac Antiinflamasi nonsteroid (OAINS) untuk nyeri sedang hingga berat jangka pendek; total pemakaian pada dewasa maksimal 5 hari
Metamizole (antalgin) Pereda nyeri dan penurun demam

3. Antimual dan Antimuntah

Nama obat Fungsi
Ondansetron Mencegah dan mengatasi mual-muntah, misalnya akibat kemoterapi atau setelah operasi
Metoclopramide Mengatasi mual-muntah dan membantu pengosongan lambung

4. Obat Lambung

Nama obat Fungsi
Omeprazole Menekan produksi asam lambung pada tukak lambung atau perdarahan saluran cerna atas
Pantoprazole Fungsi serupa omeprazole, dari golongan penghambat pompa proton (PPI)
Esomeprazole Golongan PPI untuk asam lambung berlebih

5. Kortikosteroid dan Antialergi

Nama obat Fungsi
Dexamethasone Kortikosteroid untuk meredakan peradangan, reaksi alergi berat, dan pembengkakan
Methylprednisolone Kortikosteroid untuk peradangan berat dan penyakit autoimun tertentu
Diphenhydramine Antihistamin untuk reaksi alergi, gatal, dan biduran

6. Obat Kegawatdaruratan

Nama obat Fungsi
Epinefrin (adrenalin) Obat utama untuk reaksi alergi berat (anafilaksis) dan henti jantung
Asam traneksamat Membantu menghentikan perdarahan dengan mencegah pemecahan bekuan darah
Furosemide Diuretik untuk membuang kelebihan cairan, misalnya pada gagal jantung

7. Hormon dan Pengatur Gula Darah

Nama obat Fungsi
Insulin Menurunkan kadar gula darah pada diabetes; disuntikkan ke lapisan lemak (subkutan)
Oksitosin Merangsang kontraksi rahim dan mencegah perdarahan setelah melahirkan

8. Pengencer Darah

Nama obat Fungsi
Heparin Mencegah dan mengobati bekuan darah
Enoxaparin Heparin berberat molekul rendah untuk mencegah bekuan darah, misalnya setelah operasi

9. Vitamin dan Cairan

Nama obat Fungsi
Vitamin B12 (sianokobalamin) Mengatasi kekurangan vitamin B12 dan anemia pernisiosa
Neurobion (vitamin B1, B6, B12) Mengatasi kekurangan vitamin B neurotropik yang memengaruhi saraf
Vitamin C (asam askorbat) Mengatasi kekurangan vitamin C
NaCl 0,9% Cairan pengganti untuk dehidrasi dan pelarut obat
Ringer laktat Cairan pengganti dengan komposisi mendekati plasma darah
Dekstrosa 5% Cairan rumatan dan sumber gula

Aturan Aman Penggunaan Obat Injeksi

Obat Injeksi Termasuk Obat Keras

Di Indonesia, sebagian besar obat injeksi termasuk golongan obat keras, ditandai lingkaran merah berhuruf K pada kemasan. Obat golongan ini hanya boleh diperoleh dengan resep dan diberikan oleh tenaga kesehatan.

Hal yang Wajib Diperhatikan

  • Jangan menyuntik sendiri obat yang dibeli tanpa resep.
  • Sampaikan riwayat alergi, terutama terhadap antibiotik seperti penisilin atau sefalosporin.
  • Informasikan obat lain yang sedang dikonsumsi, termasuk suplemen dan jamu.
  • Ikuti durasi pemakaian. Contohnya, label resmi ketorolac membatasi total pemakaian pada dewasa maksimal 5 hari karena risiko perdarahan lambung.
  • Pastikan alat steril dan sekali pakai. Satu jarum, satu spuit, untuk satu pasien.

Efek Samping Umum Obat Injeksi

  • Nyeri, kemerahan, atau memar di area suntikan.
  • Rasa hangat atau pusing ringan setelah suntikan tertentu.

Segera hubungi tenaga kesehatan atau ke IGD bila muncul tanda alergi berat: sesak napas, bibir atau wajah bengkak, gatal menyeluruh, atau pusing hebat hingga mau pingsan.

Tips: catat nama obat injeksi yang pernah Anda terima beserta reaksinya. Catatan ini sangat membantu saat berobat berikutnya.

Baca Juga: Suntik Asam Lambung di Bagian Mana? Ini Lokasi dan Prosesnya

Layanan Suntik dan Infus ke Rumah oleh Perawat Berlisensi

Perawathomecare melayani suntik dan infus vitamin ke rumah di area Jabodetabek, setiap hari pukul 07.00โ€“21.00 WIB.

Setiap tindakan dilakukan perawat berlisensi dengan alat steril sekali pakai, didahului pemeriksaan tanda vital serta skrining riwayat alergi, penyakit, dan obat yang sedang dikonsumsi. Bila Anda memiliki resep obat injeksi dari tenaga kesehatan, sampaikan saat konsultasi.

Pilihan layanan sesuai keluhan tersedia di halaman Jenis Suntik Vitamin & Infus, mulai dari Vitamin Booster, Fever Relief, hingga Gastro Relief Series.

Konsultasikan kebutuhan Anda melalui chat WhatsApp Perawathomecare.

FAQ Seputar Obat Injeksi

1. Apa saja contoh obat injeksi yang paling sering dipakai?

Beberapa yang paling umum adalah ceftriaxone (antibiotik), parasetamol infus (penurun demam), ondansetron (antimual), omeprazole (obat lambung), dan dexamethasone (antiradang).

2. Apakah obat injeksi lebih ampuh daripada obat minum?

Tidak selalu. Obat injeksi bekerja lebih cepat dan dipilih bila pasien tidak bisa menelan atau kondisinya berat. Untuk banyak kondisi ringan, obat minum sama efektifnya.

3. Bolehkah membeli obat injeksi di apotek tanpa resep?

Tidak. Sebagian besar obat injeksi termasuk obat keras yang memerlukan resep dan harus diberikan oleh tenaga kesehatan.

4. Kenapa ranitidin injeksi jarang dipakai sekarang?

Pada 2019, BPOM memerintahkan penarikan sejumlah produk ranitidin, termasuk sediaan injeksi, karena cemaran NDMA. Sebagai alternatif, tenaga kesehatan umumnya memakai golongan PPI seperti omeprazole.

5. Apa yang harus dilakukan bila muncul reaksi setelah suntik?

Nyeri atau memar ringan biasanya hilang sendiri. Bila muncul sesak napas, bengkak di wajah, atau gatal menyeluruh, segera ke IGD terdekat.

Referensi Penulisan

  1. World Health Organization. The selection and use of essential medicines: report of the WHO Expert Committee, 2025 (including the 24th WHO Model List of Essential Medicines). TRS 1064, 2026. https://www.who.int/publications/i/item/9789240119741
  2. World Health Organization. WHO Best Practices for Injections and Related Procedures Toolkit. Geneva: WHO, 2010. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK138495/
  3. Pfizer Medical Information. Ketorolac Tromethamine Injection โ€“ Prescribing Information (Boxed Warning). https://www.pfizermedicalinformation.com/ketorolac-inj/boxed-warning
  4. Electronic Medicines Compendium (emc). Paracetamol 10 mg/ml solution for infusion โ€“ Summary of Product Characteristics. https://www.medicines.org.uk/emc/product/15148/smpc
  5. detikHealth. BPOM Beri Waktu 80 Hari Kerja untuk Penarikan Obat Maag Ranitidin Tercemar, 8 Oktober 2019. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4737968/bpom-beri-waktu-80-hari-kerja-untuk-penarikan-obat-maag-ranitidin-tercemar
  6. Kontan. BPOM titahkan tarik 5 produk ranitidin yang mengandung zat penyebab kanker, 2019. https://industri.kontan.co.id/news/bpom-titahkan-tarik-5-produk-raniditin-yang-mengandung-zat-penyebab-kanker



Ingin Tahu Lebih Lanjut atau Akan Memesan Layanan?

Tim kami siap membantu menjawab pertanyaan Anda seputar vitamin dan suntik vitamin.

Hubungi Kami via WhatsApp