Skip to main content

Perawathomecare

Melayani Jabodetabek ยท Kota lain? Tanya admin 24 jam, setiap hari 0895-0380-0997
Perawat berlisensi datang ke rumah Anda

Infus untuk Badan Lemas: Kapan Perlu, Jenis Cairan, dan Cara Kerjanya

Infus untuk Badan Lemas Kapan Perlu, Jenis Cairan, dan Cara Kerjanya

Badan lemas setelah diare, muntah, demam, atau kurang istirahat sering membuat orang ingin langsung diinfus. Tapi, apakah infus untuk badan lemas selalu dibutuhkan?

Infus dibutuhkan bila badan lemas disebabkan kekurangan cairan yang tidak bisa diatasi dengan minum.

  • Perlu infus: muntah terus-menerus, tidak bisa minum, atau dehidrasi sedang hingga berat.
  • Cukup minum atau oralit: lemas ringan dan masih bisa makan-minum dengan baik.
  • Infus vitamin: dapat menjadi perawatan pendukung, tetapi manfaatnya untuk orang sehat belum didukung bukti kuat.

Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, mulai dari penyebab lemas, jenis cairan infus, hingga tanda bahaya yang perlu diwaspadai.

Apa Penyebab Badan Lemas?

Badan lemas adalah gejala, bukan penyakit. Penyebabnya perlu dikenali dulu, karena tidak semuanya bisa diatasi dengan infus.

Penyebab Ciri yang sering menyertai Apakah infus membantu?
Dehidrasi (diare, muntah, demam, berkeringat banyak) Haus, mulut kering, jarang buang air kecil Ya, bila tidak bisa minum atau dehidrasi berat
Kurang tidur dan kelelahan Mengantuk, sulit fokus Tidak; yang dibutuhkan istirahat
Anemia Pucat, jantung berdebar, sesak napas Tidak secara langsung; perlu diagnosis tenaga kesehatan
Diabetes atau gula darah tidak stabil Sangat haus, sering buang air kecil, berat badan turun Tergantung kondisi; perlu pemeriksaan
Gangguan tiroid Gelisah, otot lemah, mudah marah Tidak; perlu pengobatan tiroid
Infeksi virus (flu, selesma) Meriang, pegal, hidung tersumbat Kadang, bila asupan cairan sangat kurang

Daftar penyebab mengacu pada NHS. Bila lemas tidak membaik setelah 2 minggu istirahat dan cukup minum, sebaiknya periksa ke tenaga kesehatan.

Baca Juga: Badan Drop Artinya Apa? Penyebab, Gejala, dan Cara Memulihkannya

Kapan Badan Lemas Perlu Infus?

Pedoman NICE menyebut infus hanya diberikan bila kebutuhan cairan tidak bisa dipenuhi lewat mulut, dan dihentikan sesegera mungkin. Untuk dehidrasi ringan hingga sedang, WHO menganjurkan oralit sebagai langkah pertama.

Tinjauan Cochrane terhadap 17 penelitian pada anak dengan diare bahkan tidak menemukan perbedaan bermakna antara rehidrasi lewat minum dan lewat infus. Infus tetap disiapkan untuk kasus yang gagal dengan cara minum.

Cukup Minum atau Oralit Bila:

  • Lemas ringan dan masih bisa makan-minum.
  • Diare atau muntah ringan, masih bisa menahan cairan.
  • Buang air kecil masih lancar.

Pertimbangkan Infus Bila:

  • Muntah terus-menerus sehingga cairan tidak bisa masuk.
  • Tidak mampu minum karena sangat lemas atau mual berat.
  • Ada tanda dehidrasi sedang hingga berat: sangat haus, mulut sangat kering, jarang buang air kecil, pusing saat berdiri.

Segera ke IGD Bila:

  • Penurunan kesadaran atau sangat mengantuk.
  • Tangan dan kaki dingin, nadi lemah dan cepat.
  • Hampir tidak buang air kecil seharian.
  • Disertai nyeri dada, sesak napas, atau muntah darah.

Dehidrasi berat adalah kondisi gawat darurat dan perlu ditangani di fasilitas kesehatan, bukan di rumah.

Jenis Cairan Infus untuk Badan Lemas

Pilihan cairan ditentukan tenaga kesehatan berdasarkan penyebab lemas dan kondisi pasien. Yang paling umum dipakai:

Jenis cairan Fungsi Kapan dipakai
NaCl 0,9% (normal saline) Mengganti cairan dan garam tubuh Dehidrasi karena muntah, diare, atau demam
Ringer laktat Mengganti cairan dengan komposisi mendekati plasma darah Dehidrasi sedang hingga berat, termasuk akibat diare berat
Dekstrosa 5% / cairan rumatan Memenuhi kebutuhan air dan sedikit gula harian Pasien yang tidak bisa makan-minum dalam waktu lama

Catatan penting: dekstrosa 5% tidak efektif untuk mengembalikan volume darah saat dehidrasi berat, karena setelah gulanya dipakai tubuh, cairan ini praktis menjadi air bebas.

Baca Juga: Cairan Infus untuk Demam: Jenis, Kapan Dibutuhkan, dan Cara Pemberiannya

Apakah Infus Vitamin Efektif untuk Badan Lemas?

Infus vitamin berisi campuran cairan, vitamin, dan mineral yang dialirkan langsung ke pembuluh darah. Layanan ini makin populer untuk mengatasi lemas dan menjaga stamina.

Namun, Harvard Health Publishing menyebut klaim infus vitamin sebagai solusi cepat untuk kelelahan belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Para ahli sepakat, infus cairan memang sangat bermanfaat bagi orang yang benar-benar membutuhkannya, misalnya saat dehidrasi.

Salah satu penelitian yang sering dikutip adalah uji klinis Myers’ Cocktail pada penderita fibromialgia (2009):

  • Peserta: 34 orang dewasa, dibagi ke kelompok infus vitamin dan kelompok plasebo (infus Ringer laktat saja).
  • Hasil: kedua kelompok sama-sama merasa membaik.
  • Kesimpulan: tidak ada perbedaan bermakna antara infus vitamin dan plasebo.

Jadi, Kapan Infus Vitamin Masuk Akal?

  • Saat asupan makan-minum sedang sangat kurang, misalnya ketika sakit atau masa pemulihan.
  • Sebagai perawatan pendukung, bukan pengganti makan bergizi, istirahat, dan pengobatan dari tenaga kesehatan.
  • Setelah skrining kondisi, riwayat alergi, dan obat yang sedang dikonsumsi.

Tips: bila Anda sehat dan cukup makan, suplemen minum dan pola hidup sehat umumnya sudah memadai.

Prosedur dan Efek Samping Infus

Prosedur Pemasangan Infus

  1. Pemeriksaan awal. Tenaga kesehatan mengukur tekanan darah, nadi, dan suhu, serta menanyakan riwayat alergi dan penyakit.
  2. Pemilihan vena. Biasanya di punggung tangan atau lengan bawah. Kulit dibersihkan dengan antiseptik.
  3. Pemasangan kateter. Jarum kecil dimasukkan ke vena, lalu diganti selang plastik lentur.
  4. Pengaturan tetesan. Kecepatan cairan diatur sesuai kebutuhan.
  5. Pemantauan. Area infus dan kondisi pasien dipantau sampai selesai.

Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

Infus umumnya aman bila dilakukan tenaga kesehatan terlatih. Keluhan ringan seperti nyeri atau memar kecil di bekas jarum biasanya hilang sendiri. Segera beri tahu tenaga kesehatan bila muncul:

  • Flebitis: vena terasa nyeri, merah, dan hangat di sepanjang jalurnya.
  • Bengkak di area infus: cairan merembes ke jaringan sekitar.
  • Kelebihan cairan: sesak napas atau kaki bengkak, terutama pada lansia dan penderita penyakit jantung atau ginjal.
  • Reaksi alergi: gatal menyeluruh, bibir bengkak, atau sulit bernapas.

Baca Juga: Jenis Injeksi dan Cara Penyuntikannya: IC, SC, IM, IV

Layanan Infus ke Rumah untuk Badan Lemas

Saat badan lemas, keluar rumah untuk antre di klinik terasa berat. Perawathomecare melayani infus dan suntik vitamin ke rumah di area Jabodetabek, setiap hari pukul 07.00โ€“21.00 WIB.

Pilihan layanan sesuai keluhan:

Setiap tindakan dilakukan perawat berlisensi dengan alat steril sekali pakai, didahului pemeriksaan tanda vital dan skrining riwayat kesehatan. Bila ditemukan tanda dehidrasi berat atau kondisi gawat, perawat akan menyarankan Anda segera ke rumah sakit.

Konsultasikan kondisi Anda melalui chat WhatsApp Perawathomecare.

Baca Juga: Jasa Infus di Rumah Terdekat Jabodetabek

FAQ Seputar Infus untuk Badan Lemas

1. Apakah infus bisa langsung menghilangkan lemas?

Bila lemas disebabkan dehidrasi, banyak orang merasa lebih segar setelah cairannya tercukupi. Namun, bila penyebabnya kurang tidur, anemia, atau gangguan tiroid, infus tidak menyelesaikan masalahnya.

2. Berapa lama proses infus?

Tergantung jumlah cairan dan kecepatan tetesan yang dibutuhkan. Tenaga kesehatan akan menyesuaikannya dengan kondisi Anda.

3. Lebih baik infus atau minum oralit?

Untuk dehidrasi ringan hingga sedang, oralit adalah pilihan pertama dan efektivitasnya setara dengan infus. Infus dibutuhkan bila Anda tidak bisa minum atau dehidrasi sudah berat.

4. Apakah aman infus di rumah?

Aman bila dilakukan perawat berlisensi dengan alat steril dan didahului pemeriksaan. Dehidrasi berat, penurunan kesadaran, atau sesak napas tetap harus ditangani di rumah sakit.

5. Seberapa sering boleh infus vitamin?

Tidak ada patokan untuk orang sehat, karena manfaatnya belum terbukti kuat. Diskusikan kebutuhan Anda dengan tenaga kesehatan, terutama bila Anda punya penyakit jantung atau ginjal.

Referensi Penulisan

  1. National Institute for Health and Care Excellence (NICE). Intravenous fluid therapy in adults in hospital (CG174). https://www.nice.org.uk/guidance/cg174
  2. Hartling L, Bellemare S, Wiebe N, Russell KF, Klassen TP, Craig WR. Oral versus intravenous rehydration for treating dehydration due to gastroenteritis in children. Cochrane Database of Systematic Reviews, 2006. https://www.gov.uk/research-for-development-outputs/oral-versus-intravenous-rehydration-for-treating-dehydration-due-to-gastroenteritis-in-children
  3. Mรฉdecins Sans Frontiรจres. Oral Rehydration Salts (ORS) โ€“ WHO Treatment Plans A, B, C. MSF Medical Guidelines, 2024. https://medicalguidelines.msf.org/en/node/487
  4. NHS. Tiredness and fatigue. https://www.nhs.uk/symptoms/tiredness-and-fatigue/
  5. Mayo Clinic. Fatigue: When to see a doctor. https://www.mayoclinic.org/symptoms/fatigue/basics/when-to-see-doctor/sym-20050894
  6. Harvard Health Publishing. IV therapy for vitamin replenishment: Health boost or expensive placebo? https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/iv-therapy-for-vitamin-replenishment-health-boost-or-expensive-placebo
  7. Ali A, Njike VY, Northrup V, et al. Intravenous Micronutrient Therapy (Myers’ Cocktail) for Fibromyalgia: A Placebo-Controlled Pilot Study. Journal of Alternative and Complementary Medicine, 2009; 15(3): 247โ€“257. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2894814/



Ingin Tahu Lebih Lanjut atau Akan Memesan Layanan?

Tim kami siap membantu menjawab pertanyaan Anda seputar vitamin dan suntik vitamin.

Hubungi Kami via WhatsApp